Buruknya Fasilitas Pasar Sandang Tegalgubug Bentuk Gagalnya Pemerintah dalam Mengatur

CIREBON (CT) – Pengamat ekonomi, Dr. Ahmad Ayus SE, MSi yang juga merupakan dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Cirebon, menilai pasar Sandang Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon adalah bentuk kegagalan pemerintah daerah dalam memenej pasar di Kabupaten Cirebon.

Pasar tradisional, kata dia sebagai job generiting dan income generting. Artinya job generiting adalah pasar sebagai lapangan pekerjaan bagi orang-orang tertentu. Income generting adalah pencipta penghasilan, di pasar tradisional yang mengakomodir seluruh aspek konsumen dan produsen.

Meski pasar Tegalgubug merupakan pasar desa, lanjutnya tetap saja campur tangan pemerintah daerah harus ada. Sehingga pemerintah pun bertanggungjawab atas pengelolaan pasar Tegalgubug.

“Ini kan bisa dikatakan pemerintah telah gagal. Karena pasar tradisional seperti itu, masih buruk keadaannya. Dari fasilitas hingga menejemennya. Kalau saja bisa dikelola dengan baik, maka akan memberikan dampak yang baik pula. Baik itu income maupun budaya dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” jelas Ayus panggilan akrab, Dr. Ahmad Ayus SE, MSi kepada CT, Sabtu (04/07).

Ketidakjelasan menejemen dan buruknya fasilitas, lanjutnya serta keadaan pasar merupakan dampak dari menejemen yang buruk. Sehingga pemerintah yang berwenang dianggap gagal dalam mengatur pasar tradisional.

Padahal di sini, selain ada kegiatan ekonomi juga yang paling unik adalah terjadi tawar menawar. Dimana tidak hanya uang yang didapat. Budaya emosional yang terjalin. Bahkan kerap kali acara keluarga mengundang konsumen di pasar. Ini membuktikan bahwa pasar tradisional dapat menciptakan persatuan. Dimana budaya ini tidak ada di pasar modern.

“Memang perlu ada keterlibatan semua pihak dalam menciptakan suasana pasar yang baik. Tidak bisa dilakukan oleh satu orang atau segolongan orang. Semua intansi terkait dan lapisan masyarakat terbawah harus ikut Andil dalam pembangunan ini. Sehingga tercipta kenyamanan bagi semua pihak,” tandasnya. (Ibrahim)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *